Battle of # Japanese Sheet Mask or Korean Sheet Mask?

01.10


Hai Fellas, apa kabar semua? Sudah mulai semangat lagi kan untuk menjalani rutinitas kerja/kampus/sekolah?

Di kesempatan kali ini, saya mau share mengenai pengalaman saya setelah mencoba sheet mask dari beberapa brand dan beberapa negara berbeda. Saya bakal cerita pendek aja mengenai perbandingan dari pengalaman pribadi. Setiap orang pasti punya preferensi sendiri, namun disini saya akan state mengapa saya lebih suka salah satu diantara sheet mask yang diperbandingkan ini. Sebenarnya, mayoritas sheet mask yang saya coba berasal dari Korea. Namun, saya juga sempat mencoba beberapa sheet mask dari Taiwan dan Jepang. Untuk korea sendiri memang terkenal sekali dengan brand-brand kosmetiknya yang merilis berbagai jenis sheet mask dengan harga yang bervariasi. Jepang pun sebenarnya cukup terkenal produk perawatan kulitnya, namun saya hanya bisa menjangkau beberapa produk saja dari negara ini. Berdasarkan pengalaman saya, untuk sheet mask dari korea semakin mahal sheet mask nya semakin bagus perfomancenya terutama dalam hal melembabkan. Sedangkan untuk jepang sendiri, karena saya belum bisa menjangkau banyak brand saya belum bisa memastikan bahwa yang mahal mesti lebih baik dari yang lain. Perlu diketahui terlebih dahulu apa sih komponen penting dalam sheet mask?

Tekstur tissue
Tissue disini adalah komponen yang lumayan penting. Tekstur yang lembut akan membuat kita jadi semakin nyaman dalam menjalani 20-30 menit masa pampering. Korea dan Jepang menggunakan jenis tissue yang berbeda yang membuat teksturnya berbeda pula. Dari sisi tekstur ini, saya lebih suka untuk sheet mask dari Korea. Untuk tekstur tissue sheet mask Korea sendiri macam-macam ya, tergantung brand dan jenisnya. Tapi rata-rata mereka tipis dan lembut. Semakin mahal sheet masknya semakin nyaman di kulit. Sementara untuk sheet mask Jepang, mereka lebih tebal dan berasa banget kertasnya. Sheet mask “termewah” yang pernah saya coba adalah dari SK II dan itu malah kertasnya tebel banget kayak sheet mask Indonesia yang biasa dijual di minimarket. Kalau saya lebih prefer pakai sheet mask yang tissuenya tipis karena lebih nyaman dan nggak mudah jatuh.


Essence
Bagi sebagian orang ada yang suka jika essence di dalam sheet mask banyak sampai kadang nggak tahu mau dikemanain saking banyaknya. Namun ada pula yang suka essence nya sedikit aja biar cepet kering. Essence ini adalah elemen utama yang paling penting dari sheet mask karena essence inilah yang akhirnya ngasih perubahan/improvement ke kulit kita. Dulu saat menggunakan sheet mask saya nggak pernah ngeluh soal jenis essence yang ada di dalamnya sih. Paling penting setelah pakai sheet mask harus lembab. Tapi beberapa hari terakhir saya mulai concern dengan acne spot jadi saya punya harapan lebih mengenai pengaruh penggunaan sheet mask. Setiap orang tentunya punya standar sendiri mengenai essence harusnya ngasih efek yang bagaimana. I have nothing to compare about the essence, karena keduanya punya keunikan sendiri. Kalau lagi pengen “ringan”, pakai masker dari Jepang karena essence nya pas, nggak berlebihan dan cepat menyerap di kulit. Essence masker Korea lebih ke gel type dan agak lama menyerap di kulit.

Perfomance
Perfomance disini tentunya berbeda untuk setiap jenis sheet mask dan jenis kulit anda. Seperti yang saya state sebelumnya, semakin melembabkan maka produk akan semakin bagus di mata saya. Apalagi jika kelembapan bisa bertahan hingga berhari-hari. Tapi sekarang ini sheet mask sendiri ada banyak yah macamnya. Ada yang khusus untuk anti aging, dehydrated skin, acne prone skin dll. Pastinya efeknya juga beda-beda. Kalau dari banyak jenis dan keragaman fungsinya, Korea masih menang banyak ya. Apalagi Korea ini punya banyak banget brand yang khusus memasarkan masker sendiri dan jangan kaget liat jumlah masker dan variasinya. Baaam!


 Harga
Sheet mask ini bisa dibilang bukan lagi barang mahal karena harganya sudah sangat bersaing. Untuk itu, semakin mahal seharusnya perfomance nya lebih bagus ya? Sayangnya dari pengalaman saya menggunakan SKII which is the most expensive ever of sheet mask in my life ternyata nggak begitu sreg karena buat kulit saya yang very dehydrated ternyata kurang nampol. Sementara untuk masker Korea sendiri dari yang murah Innisfree kisaran 900 won/each itu beberapa series ada yang lumayan ampuh untuk melembabkan kulit saya hehe. Makin naik level harganya, makin gila hydratingnya dan itupun harganya nggak sampai harga sebiji sheet mask SKII masih antara setengah sampai tiga perempatnya lah per item. Jadi untuk harga ini, saya masih merasa sheet mask Korea unggul. Oya, apalagi sheet mask banyak yang dijual bundle dan harganya beeuh bikin pingsan hehe. Tapi sayangnya kalau udah sampai Indonesia jadi mahal per item nya. Sedih ih.

So, dari pengalaman saya pribadi saya merasa korean sheet mask masih menang banyak dibandingkan japanese sheet mask. Tapi sebenarnya juga ada banyak japanese sheet mask yang murah dan working well untuk kulit dehydrated saya. Tapi saya sebenarnya agak bias juga karena korea suka banget ngasih promo 1+1 which makes me realize bahwa mereka memang pinter narik ulur customernya hehe. Oke, itu tadi short review dari saya. Share juga dong masker kesukaan kamu apa?


See you. 

You Might Also Like

1 komentar

  1. mbak udah nyobain sheetmasknya hadalabo belum? enak banget paraahhhh. ketebalannya pas , hampir mirip korean sheet mask :D

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.